Dasar Sistem Pakar
Menurut Efraim Turban, konsep
dasar sistem pakar mengandung : keahlian, ahli, pengalihan keahlian, inferensi,
aturan dan kemampuan menjelaskan. Keahlian adalah suatu kelebihan penguasaan
pengetahuan di bidang tertentu yang diperoleh dari pelatihan, membaca atau
pengalaman. Contoh bentuk pengetahuan yang termasuk keahlian adalah :
a. Fakta-fakta pada lingkup
permasalahan tertentu.
b. Teori-teori pada lingkup
permasalahan tertentu.
c. Prosedur-prosedur dan
aturan-aturan berkenaan dengan lingkup permasalahan tertentu.
d. Strategi-strategi global
untuk menyelesaikan masalah.
e. Meta-knowledge (pengetahuan
tentang pengetahuan).
Bentuk-bentuk ini memungkinkan para ahli untuk dapat
mengambil keputusa lebih cepat dan lebih baik daripada seseorang yang bukan
ahli. Seorang ahli adalah seseorang yang mampu menjelaskan suatu tanggapan,
mempelajari hal-hal baru seputar topik permasalahan (domain), menyusun kembali
pengetahuan jika dipandang perlu, memecah aturan-aturan jika dibutuhkan, dan
menentukan relevan tidaknya keahlian mereka. Pengalihan keahlian dari para ahli
ke komputer untuk kemudian dialihkan lagi ke orang lain yang bukan ahli,
merupakan tujuan utama dari sistem pakar. Proses ini membutuhkan 4 aktivitas
yaitu :
a. Tambahan pengetahuan (dari
para ahli atau sumber-sumber lainnya).
b. Representasi pengetahuan (ke
komputer).
c. Inferensi pengetahuan.
d. Pengalihan pengetahuan ke
user.
Pengetahuan
yang disimpan di komputer disebut dengan nama basis pengetahuan. Ada 2 tipe
pengetahuan, yaitu : fakta dan prosedur (biasanya berupa aturan). Salah satu
fitur yang harus dimiliki oleh sistem pakar adalah kemampuan untuk menalar.
Jika keahlian-keahlian sudah tersimpan sebagai basis pengetahuan dan sudah
tersedia program yang mampu mengakses basisdata, maka komputer harus dapat
diprogram untuk membuat inferensi. Proses inferensi ini dikemas dalam bentuk
motor inferensi (inference engine). Sebagian besar sistem pakar komersial
dibuat dalam bentuk rule-based systems, yang mana pengetahuannya disimpan dalam
bentuk aturan-aturan. Aturan tersebut biasanya berbentuk IF-THEN.
Bentuk Sistem Pakar
Ada 4 bentuk sistem pakar,
yaitu :
1. Berdiri sendiri. Sistem
pakar jenis ini merupakan software yang berdiri-sendiri tidak tergantung dengan
software yang lainnya.
2. Tergabung. Sistem pakar
jenis ini merupakan bagian program yang terkandung didalam suatu algoritma
(konvensional), atau merupakan program dimana didalamnya memanggil algoritma
subrutin lain (konvensional).
3. Menghubungkan ke software
lain . Bentuk ini biasanya merupakan sistem pakar yang menghubungkan ke suatu
paket program tertentu, misalnya DBMS.
4. Sistem Mengabdi. Sistem
pakar merupakan bagian dari komputer khusus yang dihubungkan dengan suatu
fungsi tertentu. Misalnya sistem pakar yang digunakan untuk membantu
menganalisis data radar.
Struktur Sistem Pakar
Sistem pakar
teridiri-dari 2 bagian pokok, yaitu : lingkungan pengembangan (development
environment) dan lingkungan konsultasi (consultation environment). Lingkungan
pengembangan digunakan sebagai pembangunan sistem pakar baik dari segi
pembangunan komponen maupun basis pengetahuan. Lingkungan konsultasi digunakan
oleh seorang yang bukan ahli untuk berkonsultasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar